Beranda » Inspirasi » Belanja Online Jadi Alternatif Saat Wabah Virus Corona

Belanja Online Jadi Alternatif Saat Wabah Virus Corona

23 March 2020 - Ruang Toko

Belanja online solusi saat wabah virus melanda

Presiden Joko Widodo per 15 Maret 2020 menghimbau warganya untuk menghindari kerumunan massa, belajar, bekerja dan beribadah di rumah saja, seiring dengan bertambahnya pasien Covid-19 di Indonesia. Pusat perbelanjaan termasuk yang harus dihindari, namun kebutuhan sehari-hari tetap harus terpenuhi. Belanja Online bisa menjadi solusi.

"Berkaitan dengan isu kesehatan global yang saat ini terjadi, Tokopedia terus melakukan edukasi bagi para penjual untuk memastikan berbagai produk kesehatan yang dijual dalam platform kami sesuai dengan harga pasaran," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.

Belanja online saat ini bisa mestinya alternatif selain mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai. Belanja online juga mengurangi penggunaan uang tunai demi mencegah perpindahan virus atau bakteri penyebab berbagai penyakit.

Menurut Nuraini, pihaknya melihat kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan semakin meningkat akhir-akhir ini. Terbukti dengan adanya peningkatan transaksi di kategori kesehatan.

“Guna memudahkan masyarakat mendapatkan produk kesehatan, mulai dari vitamin, antiseptik, masker mulut, perlengkapan dan peralatan kesehatan lain, bahkan hand sanitizer buatan para kreator lokal, sesuai kebutuhan dan lebih efisien, Tokopedia mengadakan kampanye peduli sehat," paparnya.

Selain mengantisipasi keadaan dengan menyetok produk kesehatan sesuai kebutuhan, Tokopedia juga menyarankan masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dengan menjalankan pola makan sehat, istirahat dan olahraga cukup, serta menjaga kebersihan secara rutin.

Seperti disampaikan Juru Bicara Pemerintah Indonesia untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Jakarta, jumlah pasien positif corona di Indonesia bertambah menjadi 117 orang, bertambah 21 kasus baru per 15 Maret 2020 dari sebelumnya jumlah pasien positif corona hingga Sabtu 14 Maret 2020 berjumlah 96 orang. Yurianto mengatakan spesimen positif didominasi dari Jakarta sebanyak 19 orang dan 2 di Jawa Tengah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

SHARE:

Home

Belanja

Keranjang

Masuk