Yuk, Kenali Gejala Ruam Popok Karena Jamur dan Faktor Lainnya

Seperti yang kita ketahui, kulit lembab, hangat & tertutup adalah tempat favorit bagi jamur untuk tumbuh subur. Hal ini sering juga memengaruhi kondisi kulit bayi yang sering tertutupi oleh popok basah.

Akibatnya, tidak heran jika ruam popok karena jamur mulai menyerang. Namun, apa sih bedanya ruam popok biasa dengan ruam popok karena jamur? Supaya lebih tahu penyebab dan tanda-tanda ruam popok tersebut silahkan baca artikel ini sampai tuntas.

Mengenal Apa Itu Ruam Popok

Ruam popok adalah jenis iritasi kulit yang sering dialami bayi. Apalagi jika selama seharian memakai popok sekali pakai. Lantaran bisa menampung kotoran sepanjang hari, kulit bayi yang masih sangat tipis dan lembut terpaksa terlibat kontak dengan urin dan feses.

Tentunya, jika terus menerus dibiarkan, maka situasi ini dapat mengakibatkan peradangan ruam popok. Di samping itu, ruam popok juga bisa dipicu oleh beberapa hal.

Faktor Penyebab Gejala Ruam Popok

Berikut ini faktor penyebab gejala ruam popok yang dialami oleh bayi.

faktor penyebab gejala ruam popok

1. Reaksi Alergi Kulit

Bayi memiliki kulit yang sensitif, jadi tidak heran jika mereka lebih rentan mengalami alergi yang pemicunya adalah alergi. Produk perawatan kulit, misalnya seperti sabun, bedak atau krim yang dipakai bisa saja mengandung bahan kimia yang ternyata kurang cocok dengan kulit bayi.

Begitu juga jika Ayah atau Ibu menggunakan produk kebersihan semacam detergent dan pengharum pakaian, karena merek tertentu bisa saja menjadi penyebab kulit bayi menimbulkan reaksi alergi.

Masalahnya, alergi tersebut bisa muncul di mana saja, termasuk area yg tertutupi popok. Kulit bayi yang terkena iritasi lantaran alergi ditambah menggunakan hubungan menggunakan popok kotor pada saat sudah penuh akan memperparah ruam serta kemerahan yg terjadi.

Maka dari itu, usahakan untuk memakai produk perawatan bayi yang bebas alkohol, parfum, serta sudah teruji hypoallergenic agar alergi bisa dihindari untuk kesehatan kulit bayi.

2. Gesekan Menggunakan Popok

Faktor lain yang berpotensi memicu timbulnya ruam popok merupakan gesekan kulit bayi dengan popoknya sendiri. Mengingat kulit bayi begitu lembut dan rentan, ruam popok ini bisa terjadi lantaran adanya gesekan di bagian kain atau popok.

Hal tersebut akan semakin parah apabila popok yang digunakan terlalu ketat, lantaran gesekan ini akan lebih sering terjadi dan menjadi penyebab gejala ruam popok.

3. Infeksi Jamur Candida Albicans

Selain karena menggunakan popok kotor pada saat sudah penuh, infeksi jamur juga bisa menjadi penyebab timbulnya diaper rash atau ruam popok pada bayi. Jamur ini timbul lantaran popok yang telah penuh dan basah menyebabkan kelembaban pada kulit si Kecil meningkat.

Kulit yang lembab & tertutupi oleh popok sepanjang hari akan memiliki suhu yang hangat dan lembab. Akibatnya, kulit bagian popok menjadi area yang disukai oleh jamur untuk berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan ruam.

Begitulah proses bagaimana terjadinya ruam popok karena jamur, dan jika tidak segera ditangani akan bertambah parah. Oleh sebab itu, cek kulit si kecil di bagian area popok setiap harinya. Lakukan langkah-langkah pencegahan dengan menjaga kebersihan dan gunakan popok yang tidak terlalu ketat.

Sumber:
https://www.healthline.com/health/parenting/yeast-diaper-rash
https://www.healthline.com/health/diaper-rash#Types

Tinggalkan komentar